Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

11 Perbedaan Seorang Introvert dan Ekstrovert Menjalani Hidup

Fakta Tentang Introvert dan Ekstrovert

Kamu pasti sering mendengarkan Istilah Introvert dan Ekstrovert, artinya apa ya?

Seorang psikolog terkenal dari Swiss yaitu Carf Gustav Jung, menurutnya introvert dan ekstrovert adalah masalah energi atau hasrat. Jadi jika kamu merupakan tipe orang yang energinya bisa terpenuhi saat sendirian, berarti kamu seorang Introvert.

Namun sebaliknya, seorang Ekstrovert ia merasa energinya dan hasratnya akan terpenuhi jika bertemu dengan orang banyak. Dan sebenarnya ekstrovert dan introvert merupakan bagian dari kepribadian manusia. 

Namun kamu harus tahu, pada dasarnya setiap orang punya sisi introvert dan ekstrovert. Ya Kebanyakan orang sering salah mengartikan bahwa ia memiliki kepribadian introvert karena dirinya pemalu, susah bersosialisasi, dan minder.

Introvert tak seperti yang kamu bayangkan ya, tapi ini masalah pilihan, maksudku bukan pilihan hati, hahaha...

Nah, ini dia perbedaan seorang introvert dan ekstrovert dalam menjalani hidup.


1. Dilihat Dari Cara Recharge Diri

Apa kamu pernah merasakan lelah setelah selesai berkumpul dengan orang banyak, dan merasa perlu menyendiri untuk mengembalikan energi. Jika Iya, itu artinya kamu seorang introvert. Kepribadian introvert lebih suka berada di tempat sepi untuk mendapatkan energinya kembali.

Namun berbeda halnya dengan kepribadian ekstrovert, ia lebih senang berada di luar atau di keramaian, suka berinteraksi dengan orang banyak agar energinya kembali.

2. Cara Menghabiskan Waktu Luang

Introvert lebih suka menghabiskan waktu luangnya dengan berdiam diri dirumah, atau ditempat sunyi. Apa kamu begitu?

Ternyata seorang seniman, komposer lagu, atau penulis novel, mereka cenderung memiliki kepribadian introvert. Jadi kalau kamu introvert, It's okay and don't beside.

Apakah kamu memiliki banyak teman, dan mudah akrab dengan semua orang. Jika begitu, itu artinya kamu seorang ekstrovert. Iya, extrovert cenderung senang berinteraksi dan bersosialisasi dengan orang banyak.

3. Cara Berkomunikasi

Ekstrovert lebih cenderung menatap mata lalu bicara, dan bicara banyak hal. Ia mudah menarik perhatian lawan bicara, ya karena extrovert cenderung memiliki suara yang indah, lantang, dan menguasai ruang.

4. Cara Mengurangi Stres

Seorang introvert mengatasi stres dengan membaca buku atau menonton film. Berbeda pula dengan kebiasaan ekstrovert, ia lebih suka hangout bersama teman-temannya, atau pergi shopping. Tapi jangan menjadikan stres sebagai alasan supaya bisa shopping ya. Maksudku shopping setiap hari. Saat shopping stresnya hilang, namun setelah shopping, stres baru pun muncul. Iya bagaimana tidak, dompetnya menipis, hahaha.

5. Sudut Pandang Pertemanan

Introvert lebih suka mendengarkan, tapi bukan nguping ya. Jika seseorang sedang bercerita, ia akan mendengarnya dengan baik. Biasanya introvert memiliki ruang lingkup teman yang kecil, tetapi intim.

Berbanding terbalik dengan ekstrovert yang mereka lebih senang bercerita dan terus berbicara. Jadi tak heran, kalau seorang ekstrovert memiliki banyak teman.

Apakah kamu pernah denger istilah SKSD Sok Kenal Sok Dekat. Tapi memang begitulah orang-orang ekstrovert, mudah didekati, namun terkadang ini pula yang menjadi kelemahannya, mereka jadi kurang selektif dalam berteman. 

6. Penilaian Orang Lain Terhadap Kepribadian

Banyak berbicara membuatnya kehabisan energi, inilah yang dimaksud dengan pilihan. Jadi introvert memilih untuk tak banyak bicara. Nah kalau ekstrovert, mereka cenderung easy-going dan cerewet. Lalu apakah semua ibu-ibu di muka bumi ini memiliki kepribadian ekstrovert, hahaha... 

7. Cara Mengerjakan Tugas

Introvert akan sering mengerjakan tugasnya diri tanpa bantuan orang lain, ia akan mendapatkan ide saat suasana sepi. Nah, jadi kalau kamu punya tugas kelompok, sebaiknya kamu satu kelompok dengan dia. Ia akan mengerjakannya sendiri, hahaha. Tapi itu tak boleh dilakukan ya. Lalu seorang ekstrovert, ia lebih senang dengan tugas kelompok yang dilakukan oleh banyak orang.

8. Media Sosial

Jika kamu punya teman yang tak peduli dengan media sosial, maka ia adalah seorang introvert. Haa tapi mereka tidak  gaptek ya. Iya zaman now, siapa sih yang masih gaptek, setidaknya semua orang memiliki media sosial bukan. Hanya saja tak begitu intens seperti ekstrovert. Ia tak bisa lepas dari media sosial, karena baginya sosmed adalah hidupnya.

9. Produktivitas

Kepribadian introvert lebih senang dan nyaman melakukan segala aktifitas dan kegiatan dirumah saja. Ia seperti menulis, melukis, membaca. Ini semua adalah aktivitas yang bersifat soliter, namun kepribadian ekstrovert justru kebalikannya. Mereka lebih produktif di luar ruangan, ia saat bertemu orang baru, basa-basi adalah hal yang paling dibenci oleh introvert.

Karena mereka lebih suka membicarakan topik yang bersifat mendalam. Pada dasarnya, seorang introvert memiliki rasa ingin tahu yang besar, itu artinya ia cerdas.

10. Membuat Keputusan

Meskipun seorang introvert terlihat tenang dan diam, tapi sebenarnya pemikirannya terus aktif dalam berfikir, dan cenderung menyimpan segalanya sendiri. Baru kemudian diutarakan pada orang lain, ia mungkin berbahasanya diam-diam menghanyutkan, haha... kata-kata itu ditujukan untuk introvert.

11. Menghadapi Perubahan

Perubahan adalah hal yang tak disukai oleh seorang introvert. Karena perubahan bisa merusak apapun yang sudah dirancangnya, bahkan introvert juga memiliki kecenderungan untuk menjauhi interaksi dengan hal-hal baru. Jadi, berikan waktu untuk seorang introvert agar bisa menerima perubahan.

Bagi ekstrovert perubahan adalah hal yang memang dicari. Kepribadian ekstrovert lebih mudah menerima dan beradaptasi terhadap hal-hal baru. Iya maksudku, ia suka perubahan dan hal yang menantang.


Aku penasaran? apa kamu begitu? menurutku baik introvert maupun ekstrovert, keduanya sangat baik dan tak ada yang buruk, hanya saja mereka berbeda. Bukankah perbedaan itu indah untuk saling melengkapi.