Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah! 10 Makanan terburuk untuk Kesehatan yang Sering di Konsumsi

Makanan Terburuk Untuk Kesehatan Sering di Konsumsi

Apakah diantara kalian ada yang sering merasa lemas atau mungkin sering jatuh sakit. Sementara kalian juga merasa bahwa setiap hari sudah mengkonsumsi makanan yang bergizi dan menyehatkan. Bisa jadi, karena makanan yang kalian kira bergizi dan menyehatkan itu ternyata merupakan makanan terburuk lho.

Sebagai contoh, sayuran yang sebenarnya merupakan makanan yang sehat, tapi jika cara mengolah kamu tidak tepat, akhirnya sayuran tersebut malah menjadi makanan yang buruk untuk tubuh kamu.

10 Makanan terburuk untuk Kesehatan yang Sering di Konsumsi

Nah, diartikel kali ini, kami akan membahas mengenai beberapa makanan terburuk bagi kesehatan tubuh kamu.

Pola makanan yang sehat biasanya terdiri dari makanan yang padat nutrisi termasuk protein tanpa lemak, seperti biji-bijian, buah-buahan dan sayuran dengan berbagai warna. Makanan sehat juga berarti mengganti makanan yang mengandung lemak tak jenuh, garam tambahan, dan gula dengan pilihan makanan yang lebih bergizi.

Mungkin kalian sudah rutin mengkonsumsi makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan lain-lain. Tetapi meskipun kalian mengkonsumsi itu semua, dan selalu berhasil menghindari makanan cepat saji, masih ada kemungkinan lho kalian melakukan kesalahan pada pilihan makanan kalian tanpa kalian menyadarinya.

Itulah yang akhirnya menyebabkan tubuh kalian tetap merasa kurang berenergi, atau bahkan sering jatuh sakit. Jika sudah seperti itu, tentunya kalian harus mengetahui dan kemudian mengubah kembali menu makanan sehat untuk diri kalian.

Oleh karena itu, kami sudah merangkum beberapa makanan terburuk untuk kesehatan, antara lain:

1. Sayuran yang Mengandung Zat Tepung

Sayuran seperti jagung, kacang polong, kentang dan sebagainya lebih cenderung mengandung sedikit vitamin, mineral, serta serat jika dibandingkan dengan jenis sayuran lainnya. Ditambah sayuran tersebut juga mengandung lebih banyak kalori, bahkan hingga 2-3 kali lipat dibanding dengan jenis sayuran non tepung.

Oleh karena itu, disarankan lebih baik mengkonsumsi sayuran non tepung atau sayuran hijau. Karena jagung, kacang polong kentang dan jenis lainnya lebih cocok dikonsumsi sebagai pengganti di nasi. Atau dikonsumsi pada pagi hari, karena mengandung banyak karbohidrat.

2. Sayuran Kemasan Kaleng

Sebenarnya, kita harus selalu waspada dengan makanan kemasan kaleng, termasuk sayuran kaleng. Karena sayuran yang dikemas dengan kaleng biasanya dicampur dengan bahan lain, agar sayuran tersebut awet dan tidak cepat busuk. Seperti mungkin tambahan gula atau bahan kimia lainnya, yang seharusnya sayuran tersebut memberikan kamu nutrisi yang cukup, justru malah nutrisi dalam sayuran itu menurun, bahkan bisa lebih buruk lagi.

Maka dari itu, lebih baik kita membeli sayuran yang masih mentah dan segar. kemudian kita olah sendiri, karena nutrisinya bisa kita kontrol dan kita jaga agar tidak menurun.

3. Olahan Minuman Jus Buah

Kalian pasti seringkan menemukan jus kemasan dengan berbagai macam rasa buah yang sudah dikemas dalam kemasan kaleng, atau botol. Seringkali, jus olahan itu mengklaim bahwa mereka terbuat dari buah asli 100% original dan lain sebagainya.

Tapi kalian perlu tahu nih, jus olahan itu sebenarnya belum tentu menyehatkan. Karena pasti dicampurkan dengan bahan kimia sebagai pengawetnya. Selain itu, jus kemasan ini juga biasanya ditambahkan dengan pemanis buatan.

Sebagai gantinya, lebih baik membuat jus sendiri dirumah dengan membeli buah yang masih utuh, kemudian diolah menjadi jus. Selain lebih murah, nutrisi dalam jus tersebut juga tidak berkurang

4. Sereal Manis

Semua pasti sering melihat iklan bahwa sereal dapat dijadikan sebagai sarapan pengganti nasi. Dikatakan juga, bahwa sereal itu terbuat dari gandum. Tapi kalian tahu tidak, sereal yang sering kita lihat biasanya memiliki rasa yang manis, alih-alih ingin mendapatkan sarapan yang sehat, kita justru malah mendapatkan makanan yang gizinya kurang dan mengandung banyak gula.

Lebih baik sebagai gantinya, kamu dapat mengkonsumsi roti gandum yang sudah jelas komposisi dan nutrisinya. Bisa juga dengan mengkonsumsi Oatmeal yang lain dan kalian bisa menambahkan madu atau buah sebagai pemanis alaminya. Tetap menyehatkan bukan?

5. Daging Merah

Daging merah merupakan daging yang berasal dari sapi atau domba. Mungkin daging merah tersebut memiliki protein hewani yang bagus untuk tubuh. Tapi kenyataannya, daging merah ini juga mengandung tinggi kolesterol dan lemak jenuh lho.

Nah, kalian bisa menggantinya dengan mengkonsumsi daging ayam yang tidak ada kulitnya. Selain memiliki kandungan protein hewani, daging ayam juga memiliki kalori dan lemak jenuh yang lebih rendah daripada daging merah.

6. Yogurt dengan Varian Rasa

Tidak jarang kita menemukan yogurt dengan berbagai varian macam buah di supermarket. Seperti rasa buah strawberry, anggur, jeruk dan masih banyak lagi. Tapi kalian tahu tidak, yogurt kemasan dengan varian buah tersebut, justru mengandung gula yang tinggi lho. Bahkan bisa sampai 30 gram.

Oleh karena itu, ada baiknya jika ingin mengkonsumsi, carilah yogurt yang plan, dan cari yang kadar gulanya kurang dari 10 gram. Jika ingin menambahkan rasa buah, kalian bisa menambahkan buah-buahan yang utuh yang sudah kalian potong sendiri.

7. Buah Kering atau Kalengan

Buah kering atau kalengan seringkali kita temukan baik di supermarket maupun pasar tradisional. Orang membeli buah-buahan kaleng atau kering biasanya, karena ingin mengkonsumsi buah secara cepat dan sederhana.

Tapi kalian tahu tidak, buah-buahan kering atau kaleng, justru lebih berbahaya lho dibandingkan dengan buah-buahan utuh. Selain tinggi akan kandungan, gula kalori yang ada di dalamnya pun juga lebih tinggi. Lebih baik membeli buah-buahan yang masih utuh dan segar.

Jika ingin cepat, kalian dapat memotong-motong buah tersebut selagi segar, kemudian dibekukan dalam freezer. Kalian bisa mengeluarkannya saat ingin mengkonsumsinya.

8. Daging Olahan

Daging olahan ini biasanya diolah menjadi sosis, nugget, kornet dan sebagainya. Biasanya, kita sering membeli daging olahan tersebut, karena merasa lebih simple. Tapi kalian perlu tahu nih, daging olahan yang biasanya diawetkan tersebut, cenderung mengandung lebih tinggi natrium dan lemak jenuh. Dan jika dikonsumsi secara rutin, akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan kanker.

9. Keju Olahan

Keju olahan ini seringkali kita temukan di supermarket. Biasanya dikonsumsi dengan roti, yogurt, salad dan masih banyak lagi. Tapi jika kita terlalu sering mengkonsumsi keju olahan ini, justru akan membahayakan tubuh kita, karena keju olahan cenderung mengandung lemak jenuh dan natrium yang lebih tinggi.

Sebagai gantinya, kalian bisa lho mengkonsumsi keju cottage. Keju ini terbuat dari dadih atau yogurt tradisional khas Minangkabau yang berasal dari susu kerbau. 

Keju cottage kaya akan protein dan rendah karbohidrat. Keju ini juga merupakan pilihan yang bagus jika kalian ingin membatasi asupan karbohidrat.

10. Makanan Mengandung Lemak Trans

Seringkali ditemukan pada makanan yang digoreng, dipanggang, atau makanan olahan yang terhidrogenasi, atau diolah menggunakan mentega dan margarin. Makanan yang mengandung lemak trans tersebut berbahaya untuk tubuh, karena dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.

Sebagai ganti yang lebih baik, kalian dapat menggunakan minyak zaitun. Selain lebih menyehatkan, lemak yang terdapat pada minyak itupun tidak berbahaya dan tidak membuat gemuk, meskipun dikonsumsi setiap hari.


Itulah dia 10 makanan terburuk bagi kesehatan tubuh kamu. Apakah diantara kalian ada yang sering mengkonsumsi beberapa diantaranya. Jika ada, lebih baik kurangi mengkonsumsinya mulai dari sekarang ya.