Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Dia! 10 Kuliner Khas Indonesia Paling Pedas, Sanggup Ngabisin Gak?

Siapa sih orang indonesia yang gak suka pedas? kamu pasti juga salah satu orang yang suka pedaskan? sudah jadi hal yang wajar jika orang indonesia menyukai makanan pedas, bahkan hampir setiap wilayah di indonesia memiliki makanan pedasnya masing-masing.

Nah, kalau kamu ngaku seorang pecinta makanan pedas sejati, kamu harus nyobain makanan makanan ini nih, biar kamu bisa tahu apakah kamu masih sanggup menyebut dirimu pecinta pedas setelah nyobain makanan makanan yang luar biasa pedas ini.

Tidak pedas kurang seru? mungkin itu adalah jargon orang indonesia yang gak afdol kalo nggak makan makanan pedas. Sebagai orang yang tinggal di indonesia, kamu pasti juga sudah akrab dengan berbagai macam makanan pedas.

Bahkan rasanya tidak kaget kalau semua yang pedas di indonesia pasti hampir semuanya laku terjual. Kalau kamu beneran suka pedas, yakin kamu bakalan mampu ngabisin 10 jenis makanan paling pedas yang ada di indonesia ini. Apa aja sihh makanan yang terpedas tersebut? yuk simak dibawah ini.

1. Oseng Mercon

Makanan khas Jogja yang enak dan pedas
Oseng Mercon. Sumber: dapurkobe.co.id

Buat kamu yang suka pedas, makanan ini sepertinya salah satu makanan sejuta umat pecinta pedas, bisa dipastikan hampir semua orang indonesia tahu makanan ini atau bahkan pernah mencobanya. Makanan yang terbuat dari tetelan sapi, jeroan, dan bagian sapi lainnya ini, disebut oseng-oseng mercon karena rasa pedas dan panasnya yang seperti petasan yang sedang meledak di mulut. Kata mercon sendiri dalam bahasa jawa berarti petasan yang dianggap mewakili rasa pedas makanan ini. Makanan kreasi ibu Narti ini kini telah menjadi kuliner khas Yogyakarta.

Berdiri sejak tahun 1998 saat negara ini sedang dilanda krisis ekonomi, demi meneruskan hidup setelah di tinggalkan sang suami. Ibu Narti pun memutuskan untuk berjualan oseng ini, nama oseng-oseng mercon sendiri merupakan nama pemberian dari ulama kenamaan Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib yang kabarnya cukup sering makan di tempat ini.

Oseng-oseng mercon memang terbukti sangat pedas, bahkan untuk mereka yang suka makanan pedas sekalipun. Karena untuk 500 gram daging tetelan sapi, banyaknya cabai yang digunakan mencapai 250gram. Gimana, kamu masih berani mencoba kuliner yang satu ini?

2. Seblak jeletet

Makanan khas kota Bandung ini semakin dikenal di masyarakat. Makanan yang terbuat dari kerupuk basah yang direbus, kemudian ditumis dengan bumbu-bumbu seperti kencur, cabai, bawang merah, bawang putih, dan biasanya diberi tambahan pelengkap seperti telur ataupun sayuran. Namun kini seblak semakin banyak variasinya mulai dari seblak ceker, sosis, bakso, tulang, sayap dan lain sebagainya.

Ada sebuah tempat makan yang menyajikan menu seblak yang tidak biasa di Jakarta, yaitu seblak jeletet murni. Berbeda dengan sebelah pada umumnya, seblak jeletet murni memiliki kuah merah yang banyak membuat orang penasaran. Seblak jeletet murni awalnya hanya berdomisili di daerah Pademangan, Jakarta Utara, namun kini sang pemilik telah membuka cabang di daerah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Keunikan dari seblak ini terletak di setiap level kepedasan sambalnya yang menggunakan takaran centong, dimulai dari level 0 sampai level 5. Kalau kamu ngaku pecinta pedas, kamu harus nyobain level 5 nih, karena ini adalah level paling pedas yang ada di sini. Tantang diri kamu, sanggup nggak sih ngabisin seblak ini?

3. Nasi Goreng Mafia

Nasi goreng yang satu ini disebut sebagai nasi goreng paling pedas di indonesia saat ini. Berlokasi di jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, nasgor mafia ini terkenal dengan variasi nasi goreng kaya rempah yang diberi nama alama vioso. Ada menu Godfather, Bandit, preman, gangster, triad, brandal dan yakuza. Seperti nama menunya, level pedas di restoran khusus nasgor rempah ini juga seram bagi lidah yang tidak kuat pedas, karena level pedasnya tidak tanggung-tanggung. Rasa pedasnya dimulai dari level 5 sampai di level 20, bisa bayangkan bagaimana pedasnya nasi goreng ini kan.

Awalnya nasgor mafia didirikan di Bandung, Jawa Barat, tapi kini nasgor ini mulai membuka cabang di kota besar lainnya, seperti Pekanbaru, Jakarta, Yogyakarta, Depok, Garut, Cimahi, dan Bali.

Sang pemilik Harisma Akbar menambahkan banyaknya rempah pada nasi goreng agar menjadi destinasi wisata kuliner alternatif, nama mafia pun sebetulnya adalah akronim dari makanan favorit indonesia.

4. Mie abang Adek

Siapa yang gak suka makan mie instan ditambah cabe rawit? pasti ini favorit kamu juga kan? Nah, kamu yang jadi penggemar mie instan pasti sudah tidak asing lagi dengan mie abang adek. Warung abang adek adalah warung yang terbilang legendaris. Sejak tahun 2002 yang lalu, warung ini menjadi fenomenal karena memiliki menu mie instan dengan level kepedasan yang luar biasa. Bagi kamu yang hobi makan makanan pedas, tidak ada salahnya menantang adrenalin kamu di warung yang terletak di daerah Tomang, Jakarta Barat ini. Terdapat aneka level mie instan yang diberikan dari mulai 10 cabe rawit sampai 100 cabe rawit.

5. Ayam Setan

Makanan berbahan dasar ayam ini cukup populer di Yogyakarta, dengan level pedas yang sampai membuat panas. Dijamin kamu yang suka pedas pun bisa saja menyerah saat makan ayam ini. Tapi buat yang suka pedas, ayam ini dijamin justru bikin ketagihan.

Ada beberapa kuliner ayam setan di kota ini, namun yang paling terkenal pedasnya adalah yang ada di ayam goreng kalasan Nyonya Maryanti, yang berlokasi di jalan C simanjuntak No. 16 terban, kota Yogyakarta.

6. Mie setan atau Mie Kober Setan

Mie setan adalah mie pedas yang berasal dari Malang yang akhirnya dikenal di banyak kota. Resep mie setan sebenarnya adalah modifikasi dari mie khas Malang menjadi menu baru yaitu mie pedas, karena rasanya yang sangat luar biasa pedas, mie ini pun lalu disebut sebagai mie setan.

Untuk kamu yang belum tahu, dalam seporsi mie setan bisa mengandung 60 cabe rawit di dalamnya, bisa dipastikan bahwa ini dijamin bikin lidah terbakar.

Oh ya, kalau kamu belum tahu sejarah soal mie setan, mie setan adalah mie yang legendaris dalam sejarah kuliner indonesia, mie ini menjadi pelopor terciptanya berbagai macam menu mie pedas yang ada di seluruh indonesia saat ini. Karena mie inilah muncul berbagai macam menu baru dengan dasar mie pedas di berbagai kota.

Jika kamu berniat mencoba mie setan dan kebetulan pertama kali mencoba mie ini, ada tiga menu mie yang bisa kamu pilih, yaitu mie setan, mie iblis, dan juga mie angel. Kamu bisa menyesuaikan level pedas sesuai kemampuan kamu.

7. Sate Petir Pak Nano

Yogyakarta sepertinya memang gudangnya makanan unik dan menarik untuk dicoba. Kalau kamu memang cinta pedas dan sering mengunjungi jogja, pasti sudah tidak asing dengan menu sate yang satu ini, sate petir pak Nano.

Sate yang terbuat dari daging kambing ini memiliki rasa pedas yang luar biasa, bahkan pelanggan pak Nano menyebut jika rasa pedas satenya seperti disambar gledek atau disamber petir. Sejak itulah nama sate petir jadi nama menu andalan di warung sate ini.

Seperti tempat makan pedas lainnya, di sate petir pak Nano ini juga ada level pedasnya masing-masing. Namun sedikit unik, penamaan satenya pun diambil dari tingkatan jenjang sekolah. Jadi untuk yang level pedas paling terkecil, itu dinamakan taman kanak-kanak yang setara dengan satu buah cabe saja.

Level SD setara dengan tiga buah cabe, hingga yang paling tinggi adalah profesor setara dengan 25 cabai atau lebih. Cabai yang digunakan juga cabe merah yang segar, jenisnya adalah cabe rawit.

Pak Nano sendiri sudah mulai berjualan ditahun 1984, awalnya pak Nano masih berjualan di daerah Wirobrajan dan namanya masih sate pak Nano. Lalu seiring berjalannya waktu, beliau memutuskan untuk pindah ke lokasi yang sekarang, yaitu di jalan lingkar selatan, Yogyakarta, tepatnya di dusun menayu, kelurahan tirtonirmolo, kecamatan kasihan, kabupaten bantul.

Kalau kamu kebetulan sedang berkunjung di jogja, dan memang pecinta kuliner pedas, kamu harus banget mencoba sate ini dan rasakan pedas ala profesor khas sate pak Nano yang bikin panas lidah.

8. Bakso Granat

Kamu yang memang pecinta kuliner bakso sekaligus penyuka pedas, pasti bakalan suka banget sama menu bakso yang satu ini. Bakso granat adalah bakso daging yang berisikan cabai di dalam baksonya, karena isian cabe inilah bakso ini disebut dengan bakso granat, karena sensasi meledak di dalam mulut karena cabenya. Bakso granat memiliki tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan dengan levelnya, yaitu level 1 sampai dengan level 5.

Bakso granat pertama kali hadir di kota palembang dengan nama bakso granat mas Azis. Meski banyak warung bakso granat di berbagai macam kota, namun warung mas Aziz inilah yang pertama kali menyajikan bakso granat sejak tahun 2018.

Ada beberapa level bakso beranak di antaranya adalah untuk level ciyus terdapat 5-10 cabe, untuk level galau terdapat 11-25 cabe, sedangkan untuk level dahsyat terdapat 26-50 cabe.

Gimana? kamu mau coba yang mana untuk membuktikan kedahsyatan bakso ini? sanggup gak ngabisin satu mangkok pedas bakso granat?

9. Mie Aceh

Kamu yang suka rasa pedas nendang di mie goreng, pasti sudah tidak asing lagi kan dengan mie ini. Mie goreng aceh atau mie aceh adalah masakan mie pedas ala aceh yang ditambah irisan daging sapi, daging kambing, atau makanan laut seperti udang dan cumi. Disajikan dengan bumbu rempah seperti cabe rawit, lada, kunyit, jinten, bawang putih, bawang merah dan kapulaga.

Mie aceh tersedia dalam tiga jenis, mie aceh goreng digoreng dan kering, mie aceh tumis dengan sedikit kuah, dan mie aceh kuah. Biasanya mie ini di sajikan dengan ditaburi bawang goreng, emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis sebagai pelengkap

Uniknya kalau kamu ada di aceh, kamu dijamin tidak akan menemukan mie ini, karena disana orang cuma menyebut mie ini dengan nama mie goreng saja. Nama mie aceh dipakai oleh banyak penjual mie asli aceh yang berjualan diluar wilayah aceh.

10. Rica-rica

Makanan khas manado ini adalah makanan yang dari artinya saja sudah berarti pedas. Rica-rica atau biasa disebut rica saja sendiri berarti pedas dalam bahasa Manado. Rica-rica banyak menggunakan potongan cabai, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, jahe, garam, dan gula. Semua bahan bahan tersebut dimasak dengan minyak kelapa dicampur dengan jeruk, serai, dan air jeruk nipis.

Rica-rica biasanya memang disajikan cukup pedas dan menyengat lidah. Hampir semua bahan makanan bisa diolah menjadi rica-rica, karena mudahnya bumbu ini untuk dibuat. Tapi satu yang pasti, makanan ini cukup pedas bagi yang belum terlalu sering mencicipinya.


Nah, itulah 10 makanan terpedas yang ada di indonesia saat ini. Yang mana nih yang pernah dicoba, atau ingin mencobanya?