Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

7 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy M62 | Cek Sebelum Membeli

Setelah meluncurkan Galaxy S21 series, Samsung bergegas untuk memperbarui jajaran smartphone seri lainnya. Salah satunya adalah seri Galaxy M yang fokus dijual secara online. Andalan terbaru Samsung di seri ini adalah Samsung Galaxy M62.

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy M62
Samsung Galaxy M62

Nah, bagi sobat yang tertarik untuk membelinya, alangkah baiknya simak dulu ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy M62 dibawah ini. 

Ada beberapa kelebihan yang menjadi daya tarik dari Galaxy M62, oke langsung saja kita bahas satu persatu.

KELEBIHAN


1. Desain Elegan

Dimensi Galaxy M62 tak berubah dari kakaknya Galaxy M51, namun Galaxy M62 lebih berat 5 gram ketimbang sang kakak yang bobotnya 213 gram.

Walau dimensinya sama, beberapa sentuhan beraura positif hadir di smartphone ini. Pertama penutup belakang yang berbahan plastik glossy ala kaca kini tidak lagi polosan.

Samsung memberi motif garis-garis lurus membujur pada tiga varian warna, yakni hijau biru dan hitam. Sentuhan ini bisa membuatnya lebih elegan sekaligus mengurangi bercak jari.

Masih di area belakang. Galaxy M62 kini menempatkan empat lensa kamera dalam modul persegi. Sementara itu lampu flash dibiarkan sendirian di luar kotak modul.

Beda dari Galaxy M51 yang modulnya berbentuk persegi panjang dengan isi empat lensa plus satu lampu flash. Kelengkungan di bagian tepi kini dibuat mulus, sehingga terkesan lebih datar. 

Adapun port USB Type-C, lubang speaker mono dan Jack audio 3.5 mm ada di samping bawah. Sedangkan slot 2 kartu SIM plus MicroSD ada di samping kiri.

Tidak ada apa-apa di samping atas, di samping kanan terdapat tombol volume dan sensor sidik jari yang menyatu dengan tombol power.

Untuk layarnya sendiri memiliki ukuran 6,7 inci berpanel Super AMOLED dengan bezel lumayan tipis yang dipadu selingkar lensa kamera depan di ujung tengah bergaya punch hole.

2. Chipset Powerful

Apakah sobat ingat Chipset Exynos 9825? Ya. Chipset ini pernah dipakai Galaxy Note 10 yang meluncur di tahun 2019 silam. Bisa dibilang chipset dengan proses manufaktur 7 nm ini turun ke kasta premium midtran seiring perkembangan teknologi.

Exynos 9825 terdiri dari dual core 2,73 GHz, dualcore medium Cortex A75 2,40 GHz, serta 4 core hemat daya Cortex A55 1,95 GHz. Tidak ketinggalan GPU Mali G76 MP12 yang frekuensi 600 mh.

Kehadiran chip ini membuat Galaxy M62 cukup powerful dalam menangani berbagai tugas. Samsung mengklaim kalau chipset ini mampu mengalahkan seluruh chipset kelas atas menengah yang ada di dunia, termasuk Snapdragon 765 G.

3. Kamera

Samsung membekali kamera Galaxy M62 dengan sensor utama 64 MP Sony IMX682. Ditemani oleh lensa ultrawide 12 MP, lensa makro 5 MP serta lensa kedalaman 5 MP.

Gambar yang dihasilkan dari kamera utamanya sangat bagus dalam kondisi pencahayaan yang cukup, detail serta tekstur gambar disajikan dengan prima. 

Kualitas jepretan kameranya tetap konsisten dalam kondisi kurang cahaya, meski detailnya sedikit berkurang. Hal yang mengesankan muncul ketika smartphone diajak memotret dalam mode malam dan potret.

Untuk mode malam gambar yang dihasilkan masih tampak dengan jelas, algoritma software kameranya pun semakin pandai menentukan objek utama dengan background dalam mode potret.

Selanjutnya satu kamera depan 32 MP mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Hasil jepretannya cukup detail dan mampu menampilkan warna kulit secara natural. Adapun kamera belakang maupun depan bisa merekam video dengan resolusi maksimal 4K di 30 fps.

4. Baterai Jumbo

Modal utama Galaxy M62 mampu bertahan lama adalah ukuran baterainya. Beruntung smartphone ini adalah salah satu smartphone kelas menengah dengan kapasitas baterai terbesar yakni 7000 mAh.

Secara matematis bilangan dalam baterai tersebut menjadikan ketahanan penggunaan seharian penuh. Baterai di smartphone ini terbukti hanya berkurang berapa persen jika dipakai satu jam untuk menonton video di Netflix. Bahkan cuma berkurang tujuh persen saat digunakan sejak bernavigasi dengan Google Maps.

Setelah membahas beberapa kelebihannya, kini saatbya membahas beberapa kekurangannya. Apa sajakah itu?

KEKURANGAN


1. Layar tidak support SDN dan Refresh Rate Tinggi 

Tidak ada yang perlu diragukan dari panel Super AMOLED bikinan Samsung. Panel ini punya reproduksi warna yang baik, bahkan sebagian orang cenderung lebih menyukai ketimbang IPS.

Khususnya ketika layar menampilkan warna hitam terlihat sangat pekat, hanya saja layar Super AMOLED full HD + 6,7 inci yang terpasang di smarphone ini tidak mendukung teknologi yang neko-neko.

Seperti kedalaman warna berkat STR, Refresh Rate tinggi dan touch samping Red tinggi. Hanya ada kemampuan menampilkan gambar dengan kecerahan mencapai 420 nits. Hal ini mungkin akan sedikit mempengaruhi pengalaman bagi sobat yang doyan menyaksikan konten berkualitas tinggi.

2. Bobot Berat dan Dimensi Tebal

Galaxy M62 masuk kategori sebagai smartphone yang cukup lebar dan tebal. Oleh karena itu, smartphone ini kurang nyaman bila dioperasikan dengan satu tangan, khususnya buat mereka yang punya tangan mungil.

Selain itu bobotnya juga tergolong berat,  yakni 218 gram. Angka tersebut merupakan konsekuensi dari baterai jumbo 7000 mAh yang diusungnya.

Rata-rata smartphone dengan ukuran baterai di atas 5000 mAh memang punya bobot lebih dari 200 gram. Siapa yang biasa memakai smartphone ringan mesti beradaptasi dengan bobot Extra di Smartphone.

3. Tidak Support Jaringan 5G

Di Malaysia Galaxy M62 dijual dengan harga 1599 Ringgit atau sekitar 5,6 juta. Melihat bandrol harganya, sobat bisa saja berekspektasi smartphone ini siap menghadapi era 5G.

Sayangnya dukungan 5G masih absen buat smartphone ini, karena secara default chipset exynos 9825 memang tak membawa modem 5G. Alhasil smartphone ini mentok di jaringan 4G, beruntung smartphone ini sudah bisa menangkap sinyal Wifi 5 GHz kestabilan koneksinya lebih baik ketimbang model WiFi 2,4 GHz.


Nah, itulah tadi ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy M62. Apakah Smartphone ini worth it untuk dimiliki?