Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

12 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Otak Kita

Kebiasaan yang bisa merusak sistem otak manusia

Otak adalah pusat kontrol dari semua aktivitas didalam tubuh kita. Tapi kadang tanpa kita sadari, ternyata kita melakukan kebiasaan yang dapat menurunkan kemampuan otak kita atau bahkan dapat menyebabkan kerusakan permanen bagi otak kita.

12 KEBIASAAN BURUK YANG BISA MERUSAK OTAK KITA

Inilah beberapa kebiasaan kita sehari-hari yang tanpa kita sadari dapat merusak otak kita.


1. MENDENGAR SUARA TERLALU KERAS

Mendengar suara terlalu keras dapat merusak indra pendengar
Foto: klikdokter.com

Untuk kamu yang tinggal di kota, sudah menjadi hal yang biasa, kita mendengar berbagai macam keramaian, misalnya suara kendaraan atau suara alat-alat konstruksi.

Termasuk juga jika kita terlalu sering mendengarkan musik dengan headphone dan lain sebagainya. Kadang karena terlalu semangat dengan musik yang sedang kita sukai, kita kadang set volumenya sampai penuh. Dan tahukah kamu, hanya perlu waktu 30 menit mendengarkan musik dengan volume suara penuh untuk membuat telinga kita mengalami kerusakan permanen.

Ilmuwan juga menemukan bahwa kerusakan pada pendengaran seseorang dapat berpengaruh terhadap kecerdasan kognitif seseorang. Oleh karena itu kita perlu berhati-hati terhadap suara-suara di sekitar kita, gunakan headohone sewajarnya, volume yang cukup dan tidak terlalu keras. Termasuk jangan menggunakan headphone dengan volume yang sangat keras ketika kita tidur.


2. TIDAK CUKUP MINUM AIR

Minum air putih dapat melancarkan otak
Foto: klikdokter.com

Kita tahu, bahwa minum adalah sangat penting untuk kesehatan keseluruhan tubuh kita. Air adalah sebagian besar dari tubuh kita, air mengatur suhu tubuh kita, membasahi pencernaan kita, melancarkan persendian tulang dan berfungsi sebagai pelindung otak dari pergerakan atau benturan.

Ketika kita kehilangan cairan dalam tubuh, tubuh akan menunjukkan sesuatu yang tidak beres. Misal Kepala terasa pusing, kehilangan konsentrasi dan dalam titik yang ekstrim dapat merusak sistem pencernaan, sistem ginjal, darah tinggi dan penyakit serius yang lainnya.

Minum juga termasuk penting untuk menjaga kandungan elektrolit dalam tubuh kita, yang berhubungan langsung dengan kinerja otak kita. Oleh karenanya, untuk menjaga otak kita tetap dalam fungsi yang optimal, jangan lupa minum air secara teratur.


3. TIDUR DENGAN KEPALA TERTUTUP

Tidur dengan kepala tertutup tidak baik
Foto: unplash.com

Tidur dengan selimut ketika cuaca sangat dingin adalah hal yang sangat menyenangkan. Tetapi tidur dengan posisi kepala tertutup, bukanlah pilihan yang baik. Ketika kita tidur dengan posisi menutup kepala kita, yang terjadi adalah kita akan menghirup banyak karbondioksida dari udara pernapasan kita yang tidak terbuang, dan itu menurunkan kadar oksigen dalam udara yang kita hirup.

Ketika kita menghirup terlalu banyak karbondioksida, itu akan sangat tidak baik untuk otak kita, karena otak kita sangat membutuhkan oksigen.

Oleh karena itu, karena oksigen sangat penting untuk fungsi otak kita, janganlah kita tidur dalam posisi menutup kepala dengan selimut.


4. TIDAK AKTIF KEGIATAN KREATIF

Foto: superbookindonesia.com

Otak pada dasarnya seperti otot, ketika otot dilatih secara terus-menerus untuk mengangkat beban, maka kekuatan otot itu akan terus bertambah. Sebaliknya jika otot dibiarkan untuk tidak bergerak, maka kekuatannya akan berkurang.

Begitu juga dengan otak, salah satu latihan dalam mengembangkan kemampuan otak adalah dengan melakukan kegiatan yang kreatif atau problem solving. Dan juga salah satu aktivitas yang melatih otak adalah berbicara secara serius dengan orang lain, berdiskusi atas sebuah masalah tertentu.

Oleh karena itu, sesekali penting untuk kita melakukan aktivitas problem solving misalnya membaca teka-teki, bermain puzzle dan juga termasuk banyak untuk berdiskusi secara serius dengan orang lain.


5. TETAP BEKERJA KETIKA SAKIT

Foto: shutterstock.com

Sangat banyak orang yang mengorbankan kesehatan mereka untuk mengejar karir. Tetapi memaksa otak dan tubuh kita tetap bekerja ketika kita sedang sakit adalah ide yang sangat buruk. Ketika kita sakit, secara otomatis tubuh kita akan mengerahkan semua sumber dayanya untuk mencoba menghilangkan penyakit kita itu, termasuk juga otak kita.

Oleh karena itu, jika kita memaksakan untuk tetap bekerja ketika kita sakit, maka artinya kita maksa otak dan tubuh kita bekerja dua kali lipat. Bisa-bisa bukan sembuh tetapi malah sakit lebih parah.


6. TERLALU SERING DIRUANG GELAP

Terlalu sering di tempat gelap
Foto: samaoptics.com

Kadang kita suka dengan suasana remang atau gelap, yang kadang membuat kita merasa lebih nyaman. Yang dimaksud adalah bukan yang seperti itu, tetapi sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang punya kecenderungan terlalu banyak di rumah dan kurang mendapatkan cahaya alami, mengalami potensi depresi yang lebih tinggi. seseorang yang mengalami depresi kemampuan kognitifnya akan menurun.

Oleh karena itu, sesekali kita perlu keluar rumah, merasakan cahaya matahari secara langsung dan selain membuat kita sehat, juga membuat kita akan merasa lebih bahagia.


7. KURANG TIDUR

Kurang tidur
Foto: health.grid.id

Tidur adalah bagian penting dari kesehatan tubuh dan mental. Ketika kita tidur setelah bekerja seharian, otak kita akan istirahat, dan kemudian akan kembali Prima.

Akan tetapi, ketika kita terus memaksakan diri untuk bergadang, maka otak kita tidak mempunyai kesempatan untuk beristirahat. Kemudian mengakibatkan kita kurang konsentrasi dan yang paling parah meningkatkan risiko Penyakit Alzheimer atau kehilangan ingatan.

Inilah, Mengapa kita perlu untuk cukup tidur paling tidak 6 sampai 8 jam sehari. Jika kita mengalami sulit tidur, cobalah kurangi konsumsi kopi, alkohol atau kurangi menggunakan Gadget ketika menjelang tidur. Karena ternyata, sinar biru dari gadget kita menyebabkan otak kita terus terjaga, sehingga kita akan sulit tidur.

Dengan begitu, kita tidak hanya merawat otak kita, tapi kita juga ketika bangun tidur kita akan merasakan badan yang fresh dan segar.


8. MULTITASKING

Multitasking
Foto: talenta.co

Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang sering melakukan pekerjaan secara multitasking menunjukkan penurunan kreativitas. Kemudian bagaimana? cobalah untuk mengerjakan pekerjaan dengan dibagi-bagi menjadi bagian-bagian individu. Kerjakan satu persatu, jangan melakukan pekerjaan yang secara teknis sangat berbeda dalam satu waktu.

Dengan begitu, kita tidak hanya akan menambah produktivitas kita, tetapi juga akan melindungi otak kita.


9. GAYA HIDUP KURANG GERAK

Foto: nakita.grid.id

Tidak ada yang salah dengan sesekali kita istirahat, bermalas-malasan dan melakukan relaksasi ditengah kesibukan kita. Akan tetapi, bekerja dalam keadaan duduk secara terus-menerus tanpa diimbangi dengan olahraga dan makanan yang baik, ternyata berdampak buruk kepada otak dan keseluruhan kesehatan kita.

Gaya hidup yang kurang aktif berhubungan erat dengan penyakit, seperti diabetes, gangguan jantung dan juga berhubungan langsung dengan penyakit otak, seperti stroke, pembekuan darah di otak dan lain sebagainya.

Jadi, jika kamu bekerja seharian duduk di kantor, cobalah imbangi dengan olahraga di setiap pagi atau di waktu yang luang.


10. TERLALU BANYAK MINUM ALKOHOL

Minum Alkohol
Foto: shutterstock.com

Terlalu banyak meminum alkohol atau justru mengalami ketagihan alkohol, dapat menyebabkan kekurangan vitamin B1 dan magnesium. Kekurangan vitamin B1 menyebabkan kebingungan, hilang ingatan, menurunkan kesadaran dan menyebabkan emosi yang tidak stabil.

Dan ketika seseorang kekurangan magnesium, dapat menyebabkan depresi, disorientasi dan mental yang rentan. Itulah sebab terlalu banyak meminum alkohol, dapat menyebabkan otak kita menjadi rusak.


11. MEROKOK

Sering Merokok Dapat Menyebabkan
Foto: tirto.id

Dalam dekade terakhir, jumlah perokok di seluruh dunia semakin bertambah. Meskipun berbagai macam cara, mulai dari peringatan langsung dalam bungkus rokok ataupun sosialisasi tentang bahaya rokok untuk kesehatan, tetap saja masih banyak orang yang merokok.

Kemudian apa dampak rokok untuk kesehatan? Asap Rokok dapat mengurangi jumlah Oksigen yang dibawa oleh darah menuju ke otak, artinya otak akan berfungsi tidak optimal.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa merokok sangat berkorelasi dengan beberapa penyakit otak, seperti alzheimer dan demensia. Dan lebih jauh dari itu, kita semua tahu bahwa Asap Rokok dapat mengakibatkan kanker paru dan sel kanker dapat menyebabkan perubahan DNA yang dapat juga berpengaruh ke otak.


12. KONSUMSI MAKANAN YANG TIDAK SEIMBANG

Foto: jawapos.com

Otak adalah salah satu organ yang sangat membutuhkan nutrisi sebagai tenaga berpikir untuk menyelesaikan berbagai masalah hidup. Oleh karena itu, seseorang perlu mengkonsumsi makanan secara seimbang, ada banyak makanan yang bisa kita konsumsi untuk meningkatkan kinerja otak kita.

Tetapi sebaliknya, ada juga makanan yang justru menurunkan kinerja otak kita, misalnya makanan instan atau junk food. Makanan instant kadang tidak begitu seimbang dalam hal nutrisi didalamnya. Ada makanan instan yang sangat tinggi lemak, tetapi sangat sedikit vitamin. ada juga yang sangat tinggi gula, tetapi sangat sedikit protein dan lain sebagainya.

Terlalu banyak gula juga akan menjadi masalah didalam tubuh kita. Konsumsi gula terlalu banyak berhubungan dengan berbagai macam penyakit, termasuk obesitas, diabetes, kanker dan lain sebagainya.

Ketika kita terlalu banyak makan karbohidrat atau gula, kita akan merasa kenyang, Padahal yang terjadi kita mendapatkan nutrisi yang tidak seimbang, termasuk otak kita tidak mendapatkan cukup nutrisi.


Nah, itulah beberapa hal yang secara tidak langsung dapat merusak fungsi otak kita.