Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Hal yang Harus ditinggalkan agar Kita Bahagia

Semua orang pasti ingin bahagia, dan memang bahagia adalah sesuatu yang sangat subjektif tidak ada satupun orang yang kemudian bisa mendefinisikannya.

Cara Agar Kita Bahagia
Foto: makassar.terkini.id

Mungkin banyak uang, banyak harta atau jabatan yang bagus, karir yang baik dianggap akan membuat seseorang menjadi bahagia. Tetapi, ternyata semua itu hanya membuat hidup lebih mudah dan hidup yang mudah tidak selalu berarti bahagia. Banyak orang yang kemudian sudah punya jabatan yang bagus, uang yang banyak, tetapi dia tidak merasa bahagia dan harus berakhir dengan bunuh diri, misalnya.

Sebagian orang mungkin lupa, bahwa ternyata bahagia ada dalam diri mereka sendiri. Semakin jauh mencari, semakin banyak berusaha, kita mungkin merasa tidak menemukan apa-apa, sebab ternyata kebahagian itu ada dihadapan kita, hanya saja kita yang sering melewatkannya. kita juga kadang mempersulit diri, memperumit masalah, padahal sebenarnya masalah dan cobaan hidup tidak sesulit dan tidak serumit apa yang kita pikirkan.

Nah, inilah beberapa hal yang harus kita ubah atau harus kita tinggalkan untuk merubah mindset kita adalah mendefinisikan sebuah kebahagiaan.


1. CITA-CITA YANG TIDAK REALISTIS

Tidak ada yang salah ketika kita punya impian dan cita-cita yang besar, tetapi bukan berarti kita membuat impian yang tidak realistis atau sesuatu yang tidak mungkin bisa kita capai.

Punya tujuan yang tidak realistis hanya akan membuat kita selalu berada dalam kondisi yang penuh dengan tekanan, membuat kita selalu merasa gagal dan selalu kecewa dengan diri kita sendiri, dan artinya kita akan selalu tidak bisa menikmati kehidupan kita. Kita tidak akan bahagia.

Yang perlu dilakukan adalah tim globally act locally, kita boleh punya impian yang besar, dan tetapi kita juga harus mampu mendefinisikan tahapan-tahapan menuju kesana dalam bentuk pekerjaan-pekerjaan yang kecil. Kita akan bahagia, jika kita tahu tahapan yang kita selesaikan satu persatu, dalam proses menuju impian besar kita.

2. MENYIMPAN AMARAH DAN DENDAM

Melepaskan rasa benci amarah dan dendam, memang sulit dalam kenyataannya. Tetapi, mau tidak mau kita harus belajar untuk melakukannya, agar kita bahagia. Hal buruk kekecewaan, kebencian, kesedihan di masa lalu, harus kita terima. Memendam Benci dan Amarah tidak akan mengubah apa-apa, yang berlalu sudah berlalu dan tidak akan pernah bisa berubah. Kita tidak akan pernah bisa memutar waktu, yang bisa kita lakukan hanyalah menerima dan berdamai sambil mengambil pelajaran dan hikmah untuk langkah kita ke depan.

3. HUBUNGAN YANG TOKSIK

Inilah saatnya kita ucapkan selamat tinggal kepada mereka-mereka yang menjadi toksik dalam kehidupan kita, teman yang suka memanfaatkan, teman yang bikin stres, kekasih yang posesif, kekasih yang kasar dan semua hal yang jika kita evaluasi membebani hidup kita dan tidak ada timbal balik yang sepadan untuk semua itu. Jangan takut meninggalkan mereka yang menyakiti dan membuat kita rugi.

Sekarang saatnya kita mulai menseriusi hubungan kita dengan orang-orang yang benar-benar mencintai kita, yang mengerti kita yang bisa menerima kita. Saatnya kita membuat hubungan yang sehat untuk diri kita dan hidup kita yang lebih bahagia.

4. ZONA NYAMAN

Apakah kita merasa hidup kita stagnan dan ingin sebuah perubahan, apakah kita merasa hidup kita terasa hambar begini-begini saja, teman tidak bertambah, ilmu tidak bertambah, pengalaman gitu-gitu aja, rasanya hidup terasa sangat membosankan. Kalau kita merasakan hal yang seperti itu, inilah saatnya kita bergerak meninggalkan zona nyaman kita, dan mengambil sebuah tantangan, peluang baru, atau paling tidak kita mencoba sesuatu yang baru.

Memang mengambil peluang atau tantangan yang baru, tidak memberikan jaminan akan sebuah keberhasilan. Tapi, paling tidak kita punya pengalaman baru, ilmu baru, teman baru, uang semuanya itu akan membuat hidup kita menjadi lebih dinamis.

Kita akan merasa puas dan bahagia, karena kita paling tidak sudah pernah mencoba. Kita bisa mencoba mengambil kursus singkat misalnya, atau pelatihan-pelatihan skill tertentu, atau lebih ekstrim lagi kita mungkin bisa resign dari pekerjaan yang membosankan kita dan mencoba pekerjaan yang baru. Dan semua itu, tentu dalam batasan sesuai perhitungan resiko yang sudah kita pikirkan.

5. PERFEKSIONIS

Kadang untuk mencapai sebuah kesempurnaan, dibutuhkan beberapa kali percobaan dan perbaikan. Jangan punya ekspektasi bahwa sekali mencoba hasilnya akan sempurna.
Karena hal itu, tidak akan pernah mungkin terjadi aebuah software misalnya, bisa berjalan denganbl sempurna harus melewati berpuluh-puluhb ersi dari alpha, beta, 1.0, 1.2 dan seterusnya.

Jadi, kesempurnaan itu adalah proses jangan menjadi orang yang terlalu perfeksionis, yang selalu berpikir bahwa semua akan sempurna dalam satu kali percobaan.

6. PEOPLE PLEASER

kita semua pasti ingin agar diri kita diterima oleh orang-orang disekitar kita, kadang karena keinginan, kemudian kita menjadi serba ingin menyenangkan orang lain. Tidak peduli apakah hal itu membuat kita kehilangan harga diri, atau tidak peduli Apakah itu menyalahi hati nurani kita prinsip kita atau keinginan kita. Dilain sisi kita ingin menyenangkan dan diterima oleh orang lain, tetapi disisi lain kita mengorbankan perasaan kita, kita menjadi tidak tenang dan tertekan dengan apa yang kita lakukan itu.

Soo jangan takut untuk berbeda dan tidak diterima oleh orang lain, karena pasti dalam sikap kita ada orang yang setuju dan ada orang yang tidak setuju. Yakinlah pada prinsip, jagalah harga diri, dan berikan nilai terhadap diri kita sendiri.

7. SOMBONG DAN TIDAK MAU MENGALAH

Seberapapun banyaknya harta dan uang yang kita punya, seberapapun tinggi pendidikan kita, akan selalu lebih bijak untuk memilih gaya hidup yang sederhana dan rendah hati. Semakin kita merasa besar dan merasa lebih daripada orang lain, maka semakin kita tidak bisa melihat kekurangan dan kesalahan diri kita sendiri.

Mengalah bukan berarti kalah, ingatlah sebuah pepatah "Ilmu padi semakin berisi semakin merunduk" jangan mengikuti ego yang selalu ingin menang sendiri, karena tidak akan pernah membuat kita bahagia.

8. MERASA SEMUA BISA DI KONTROL

Mempunyai rencana adalah hal yang tentunya sangat baik, semua hal memang harus rencanakan. Tetapi merasa bahwa semua berada dalam kontrol dan genggaman kita adalah hal yang perlu untuk kita evaluasi. Rencana tetaplah rencana, bisa berhasil, bisa juga gagal. Kita juga harus sadar bahwa ada tangan lain yang menentukan keberhasilan kita, ada tangan tuhan yang bekerja pada setiap rencana kita. Bersyukurlah Kepada Tuhan atas keberhasilan kita, dan tawakal atau meminta pertolongan kepadanya ketika rencana kita gagal.

9. KEBIASAAN YANG TIDAK SEHAT

Kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, begadang, dan kebiasaan yang tidak sehat lainnya, harus sedikit demi sedikit kita hentikan.

Mulailah untuk mencintai tubuh kita sendiri, mulailah untuk berolahraga, mulailah untuk menata tempat tinggal kita dengan rapi, mulailah untuk tidur secara teratur, mulailah kebiasaan yang sehat karena sakit itu selalu tidak membahagiakan.

10. TAKUT GAGAL

Mau tidak mau kita akan tumbuh dewasa, dan mau tidak mau kita akan dituntut dengan beban dan cobaan yang akan semakin berat. Oleh karenanya kita pun juga harus menyiapkan pundak yang kuat, kadang kita harus mencoba berkali-kali sampai berhasil, kadang kita harus gagal berkali-kali sampai kita mendapatkan keberhasilan itu.

Gagal mungkin dibutuhkan agar keberhasilan terasa manis dan sempurna. Takut akan kegagalan justru akan mempersempit peluang dan membuat potensi kita tidak keluar, kita jadi tidak berani untuk mencoba, dan bagaimana keberhasilan itu akan bisa kita dapatkan, sedangkan mencoba berusaha saja tidak pernah. Jangan pernah takut gagal, karena gagal itu biasa. Semua orang pernah gagal, tetapi tidak semua orang mampu bangkit, hanya pemenang dan orang yang sukses yang bisa melakukannya.


Nah, itulah beberapa hal yang perlu kita tinggalkan agar hidup kita lebih bahagia.

Kebahagiaan adalah milik semua orang termasuk diri kita, tetapi bukan berarti kebahagiaan itu mudah didapatkan. Kebahagiaan itu perlu diusahakan, mengurangi ego, membuang ketakutan, membuang kebiasaan buruk adalah hal yang tidak mudah dilakukan.

Tetapi perlu untuk kita usahakan agar hidup kita keluar dari ketidakbahagiaan. tetap sehat dan tetap semangat.